Home » Liputan

Terbaru Lainnya

11.05.2010
Parlemen Indonesia curigai niat baik Israel

22.02.2010
BKSAP Sepakat Bentuk Panja MDGs

20.01.2010
Hidayat Nur Wahid Hadiri Sidang APPF ke-8

08.12.2009
Presiden Pagi Ini Buka Sidang APA

04.12.2009
Sidang Asian Parliamentary Asembly

04.12.2009
Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen Asia

05.11.2009
Kaukus Anggota DPR RI untuk Palestina

05.11.2009
Hidayat: Israel Tidak Layak Jadi Anggota Lembaga Internasional

30.10.2009
HNW Siap Jamin Chandra dan Bibit



Telusur


Arsip Berita

<< Agustus 2010 >>
Ah Sn Sl Rb Km Jm Sa
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Senin, 01 Pebruari 2010 09:02:57 ¤ hit: 3244

Indonesia Pimpin Parlemen Islam Dunia


JAKARTA -- Ketua DPR RI, Marzuki Alie, terpilih menjadi presiden Parliamentary Union of the OIC Members States (PUIC) atau Persatuan Parlemen Negara Anggota Organisasi Konferensi Islam.

Berkat upaya dan lobi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Marzuki yang mewakili Indonesia berhasil menyisihkan Ali Larijani, presiden Parlemen Iran dalam Konferensi VI PUIC yang digelar di Kampala, Uganda, yang berlangsung pada 24-31 Januari.

'Alhamdulillah, Ketua DPR RI telah terpilih sebagai Presiden PUIC untuk dua tahun ke depan setelah mengalahkan unggulan lain, Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani,' ungkap Ketua BKSAP DPR RI, Hidayat Nur Wahid.

Marzuki merupakan ketua parlemen pertama di Indonesia serta Asia Tenggara yang pertama kali menjabat sebagai presiden PUIC. Menurut Hidayat, terpilihnya Marzuki sebagai presiden PUIC adalah salah satu target yang diemban BKSAP DPR RI dalam forum Parlemen Islam Dunia.

Terpilihnya Marzuki sebagai orang nomor satu di PUIC diharapkan dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Islam dan demokrasi bisa seiring sejalan, seperti yang terjadi di Indonesia. Selain itu, Indonesia diharapkan bisa berperan secara lebih terhormat melalui diplomasi parlemen di antara negara-negara anggota OKI.

Dipercayanya ketua parlemen Indonesia menduduki kursi tertinggi di PUIC juga merupakan pengakuan negara-negara Islam terhadap kualitas demokrasi di Tanah Air. Delegasi Indonesia yang berhasil menempatkan Marzuki Alie sebagai presiden Parlemen Islam Dunia itu, antara lain; Hidayat Nur Wahid, ketua BKSAP DPR; Muhammad Najib, wakil ketua BKSAP; Nurhayati Ali Assegaf; Sidarto Danusubroto; Syofwatillah Mohzaib; dan Satya W Yudha.

Selain memilih presiden, Konferensi VI PUIC juga membahas sejumlah isu yang berkembang di negara-negara anggota OKI. Presiden Uganda, Yoweri Museveni, saat membuka pertemuan itu, mengatakan, negara-negara anggota OKI tidak dapat membangun tanpa perdamaian.

Guna menyukseskan pem bangunan, papar Yoweri, negara-negara anggota OKI harus mentransformasikan paradigma ekonomi dan menghindarkan dominasi negara-negara maju. PUIC berdiri pada 17 Juni 1999 dalam sebuah konferensi di Tehran, Iran. ed; heri ruslan
(-)


Sumber: Republika

Sebelumnya