Home » Liputan

Terbaru Lainnya

11.05.2010
Parlemen Indonesia curigai niat baik Israel

22.02.2010
BKSAP Sepakat Bentuk Panja MDGs

20.01.2010
Hidayat Nur Wahid Hadiri Sidang APPF ke-8

08.12.2009
Presiden Pagi Ini Buka Sidang APA

04.12.2009
Sidang Asian Parliamentary Asembly

04.12.2009
Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Sidang Parlemen Asia

05.11.2009
Kaukus Anggota DPR RI untuk Palestina

05.11.2009
Hidayat: Israel Tidak Layak Jadi Anggota Lembaga Internasional

30.10.2009
HNW Siap Jamin Chandra dan Bibit



Telusur


Arsip Berita

<< Agustus 2010 >>
Ah Sn Sl Rb Km Jm Sa
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Selasa, 05 Januari 2010 10:01:26 ¤ hit: 3281

Hidayat: Sekalian Saja Soeharto & Gus Dur Dijadikan Pahlawan Nasional


Jakarta - Mantan Presiden Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dinilai pantas untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Bangsa Indonesia tidak perlu terbelenggu sejarah yang suram.

Demikian pendapat mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta (4/1/2010).

"Kenapa MPR tidak bisa merehabilitasi nama tiga presiden dan dijadikan pahlawan nasional? Ini momen yang tepat. Sekalian saja Soeharto dan Gus Dur dijadikan pahlawan nasional," kata Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR itu.

Hidayat menjelaskan, pemberian gelar kepada dua mantan Presiden itu bukan berarti membenarkan apa yang telah mereka lakukan di masa lalu. "Tapi ya sudah lah, mosok kita selalu dibelenggu sejarah suram masa lalu?" kata mantan Presiden PKS ini.

"Ini momentum yang besar untuk merehabilitasi Soekarno, Soeharto dan Gus Dur sekaligus dalam waktu yang bersamaan," pungkasnya.


Sumber: DetikCom

Sebelumnya